fbpx
Senin , 17 Februari 2020
Beranda / Kebudayaan

Kebudayaan

Garis Keras atau Garis Loyo, Radikal atau Moderat?

Penyematan sifat stigmatis terhadap Islam sesungguhnya terjadi sejak zaman Rasulullah. Oleh gerombolan kafir Quraisy, Rasulullah selalu difitnah dan digelari dengan bermacam sebutan negatif. Dikarenakan kebencian dalam dada, kafir Quraisy menfitnah Rasulullah sebagai orang gila, dukun dan bahkan penyihir (lihat QS As Shafat : 36, Ad Dukhan: 14, Ad Dzariyat: 39, …

Baca Selengkapnya »

Antara Kebhinekaan dan Multikulturalisme, Adakah Relasinya dengan Surga dan Neraka ?  

Muncul di media sosial seorang anak belasan tahun membelakangi kamera seraya memperlihatkan kaos biru yang dipakainya, bertuliskan: “kalo surga milik kaummu, biarkan kami di neraka dengan kebhinekaan”. Terlepas dari hanya sebuah tulisan, remaja itu mencoba menghubungkan istilah kebhinekaan dengan surga dan neraka. Benarkah demikiran? Mungkin remaja itu hanya emosional belaka, …

Baca Selengkapnya »

Dan ‘Di Sini’ Ustadz Ismail Yusanto Berpuisi

Ustadz Ismail Yusanto (UIY) dikenal publik luas sebagai juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia. Representasi HTI sudah mendaging dan melekat pada dirinya. Berlepas dari penolakan kasasi terhadap HTI, Jubir menemukan wahana baru. Kontemplasi dari sebuah lompatan perjuangan, yaitu berpuisi. Jika sering mengamati retorika pidato UIY di media, publik menilai tiada duanya. …

Baca Selengkapnya »

Panahan Tradisional Jemparingan

Busur dan panah telah hadir pada budaya Yunani sejak keduanya berasal dari Predinastik (masa sebelum ada kerajaan). Di Levant, artefak yang mungkin menjadi gagang panah pelurus diketahui berasal dari budaya Natufian, ke depan. Orang-orang El-Khiam dan PPN A memanggul Khiampoints mungkin sebagai panah. Peradaban klasik, terutama Assirian, Persian, Parthian, Indian, …

Baca Selengkapnya »

Budaya Nyontek: Cermin Buruk Peradaban Bangsa

Apakah pernah nyontek saat ujian sekolah? Mungkin sesekali pernah melakukan, disaat sang guru tidak melihatnya. Namun, pernahkan ada guru di kelas yang justru menyuruh siswanya menyontek? Jika ada tentu lebih parah dari yang pertama. Dalam dunia pendidikan, budaya nyontek adalah indikasi kegagalan konsep pendidikan karakter. Penulis punya pengalaman saat bertugas  …

Baca Selengkapnya »

Rocky Gerung dan Kematian Intelektual

Dalam perspektif historis, selalu ada pertentangan antara intelektualitas dan hegemoni kekuasaan. Intelektualitas mewakini pencerahan, sementara kekuasaan mewakili kedunguan. Kekuasaan biasanya anti kritik, karena takut akan menjatuhkan tahta yang telah nyaman dinikmati. Lihatlah hukuman inkuisisi yang menimpa kaum cendekiawan pada rezim Paus  Innosensius IV abad 17. Tradisi berfikir adalah proses untuk …

Baca Selengkapnya »

Fiktif Kuno? Biarkan Sains yang Menjawab

Penulis: Gisela Putri (Komunitas Penulis Hebat, Tinggal di Bandung) Dilihat dari berbagai hal, Sains atau ilmu pengetahuan tentunya sangat berperan dalam kehidupan manusia, apa dapat dibayangkan jika kehidupan di dunia ini tidak mengenal Sains? Apa orang-orang akan percaya jika pelangi yang turun setelah hujan itu adalah jelmaan dari naga yang …

Baca Selengkapnya »

Kritik Lewat Stand-Up Comedy

Pengertian kritik berdasarkan KBBI adalah kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat dan sebagainya. Sebuah kritik bisa dilakukan langsung kepada orang atau instansi yang ingin dikritik atau bisa dilakukan tidak langsung dengan cara lewat media sosial seperti twitter atau blog dan juga …

Baca Selengkapnya »

Santri dan Transformasi Peradaban

Tulisan ini dipersembahkan untuk memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober. Santri adalah muslim yang secara formal belajar dan tinggal di pesantren. Pesantren tradisional biasanya tidak membatasi berapa lama seorang santri tinggal di pesantren untuk menuntut ilmu kepada kyai. Sementara pesantren modern yang membuka pendidikan formal biasanya membatasi santri pada jenjang …

Baca Selengkapnya »